Arkib bagi Bulan Jun 2007
Diam Saat Khutbah Jum’at
MediaMuslim.Info – Di antara syiar Jum’at yang paling besar ialah dua khutbah. Diantara adab orang yang mendengarkannya ialah diam dan mendengarkan khatib selama dua khutbah itu disampaikan, agar dia dapat menyerap nasihatnya dan mengamini doanya. Karena itulah Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Salam memperingatkan berkata-kata ketika khutbah disampaikan, meski dengan ucapan yang singkat. Seseorang yang berkata kepada rekan di sampingnya, “Diamlah!” ketika imam menyampaikan khutbah, berarti dia telah mengucapkan perkataan yang rusak, karena dia melakukan sesuatu yang menafikan perhatian terhadap khutbah.
Naskah Hadist:
عَنْ أَبُوهُرَ يْرَة أَنَّ رَسُو لَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قاَلَ إِذَا قُلْتَ لِصَا حِبِكَ يَوْمَ الْخُمُعَةِ أَنْصِتْ و َالإِ مَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْ تَ
“Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Salam bersabda, ‘Jika engkau berkata kepada rekanmu, ‘Diamlah’, pada Jum’at padahal imam sedang menyampaikan khutbah, berarti engkau telah mengucapkan perkataan yang rusak’.”
Penjelasan Lafazh:
Lagha seperti bentuk ghaza, yang artinya mengucapkan perkataan batil yang tidak ada manfaatnya. An-Nadhar bin Syumail menafsirinya dengan perkataan yang tidak ada pahalanya.
Kesimpulan Hadist:
-
Kewajiban mendengarkan khatib pada saat Jum’at. Ibnu Abdil-Barr menukil ijma’ tentang hukum wajibnya mendengarkan khutbah ini.
-
Keharaman berbicara ketika mendengarkan khutbah, karena pembicaraan itu menafikan keharusan mendengarkan pada saat itu.
-
Ada pengecualian untuk masalah ini, yaitu orang yang diajak bicara oleh khatib atau orang yang berbicara dengan khatib, seperti tentang orang yang masuk masjid padahal belum shalat tahiyatul masjid atau seperti kisah Arab Badui yang mengadukan musim kemarau kepada Rasulullah Shalallahu’alaui wa sallam.
-
Sebagian ulama mengecualikan orang yang tidak dapat mendengarkan khutbah karena jaraknya yang jauh, jika tidak diharuskan diam, tapi dapat melakukan dzikir atau membaca Al-Qur’an. Tapi pendapat ini menimbulkan banyak tanggapan. Adapun orang yang tidak dapat mendengar khutbah tuli, tidak boleh membaca dengan suara nyaring sehingga mengganggu sekitarnya. Dia dapat melakukannya di dalam hati.
(Sumber Rujukan: Taysirul ‘Allam hadist ke134)
Hadits-Hadits Lemah Dan Palsu
MediaMuslim.Info – Hadits-hadits yang dinisbatkan kepada Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Salam ada yang shahih, hasan, dha’if (lemah), dan maudhu’ (palsu). Dalam kitab haditsnya, Imam Muslim menyebutkan di awal kitab sesuatu yang memperingatkan tentang hadits dha’if, memilih judul: “Bab larangan menyampaikan hadits dari setiap apa yang didengar.” Baca lagi »
Memakan Daging Katak dan Ular, Halalkah?
MediaMuslim.Info – Bolehkah makan daging Katak? Atau menyantap daging Ular? Walaupun mungkin terasa lezat dilidah, jangan lantas menyantapnya. Teliti dulu, boleh atau tidak dikonsumsi!. Dalam Islam, ada binatang yang diperintahkan dan dilarang dibunuh. Dan perintah itu berhubungan dengan kebolehan menyantap dagingnya. Baca lagi »
Mushhaf al-Qur’an Yang Sudah Rusak
MediaMuslim.Info – Apabila lembaran-lembaran tulisan al-Qur’an sudah rusak dan sobek karena sering dibaca, atau sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi atau ada tulisan yang salah dan tidak dapat diperbaiki, maka boleh dipendam tanpa dibakar dan boleh juga dibakar terlebih dahulu kemudian dipendam ditempat yang jauh dari kotoran dan pijakan kaki manusia untuk menjaga lembaran tulisan al-Qur’an tersebut dari pembuangan begitu saja dan agar tidak terjadi perubahan atau perselisihan dengan tersebarnya mushhaf yang ada kesalahan dalam penulisannya atau pencetakkannya. Baca lagi »
Hukum Zakat Perhiasan
MediaMuslim.Info – Apa hukum Islam tentang perhiasan, apakah wajib dizakati ? Ataukah untuk kehati-hatian lebih baik menzakatinya? Mengenai masalah ini adalah masalah khilafiyah, yakni ada perbedaan di antara ulama antara ada atau tidaknya kewajiban dalam hal ini. Namun hendaknya pembaca MediaMuslim.Info menyimak sampai tuntas tentang perkara ini agar memberikan informasi atau petunjuk yang lebih kuat bagi kita semua. Baca lagi »
Apakah Nabi Khidir ‘Alaihissalam Masih Hidup?
MediaMuslim.Info – Masih terdapat sebagian orang yang berkeyakinan bahwa Nabi Khidir sahib Nabi Musa ‘alaihimassalam masih hidup dan mendapatkan rezeki sampai sekarang, dan bahwa dia selalu mengelilingi dunia, dan bahwa dia dapat merubah bentuk dengan bentuk-bentuk yang bermacam-macam, dan mereka berkeyakinan bahwa dia tidak mempunyai bayangan dan dia bersama Nabi Ilyas ‘alaihissalam. Baca lagi »
Perselisihan Adalah Rahmat (Hadits Lemah)
MediaMuslim.Info – “Perselisihan di antara umat adalah Rahmat”. Perkataan ini dibawakan oleh Imam Nashr Al-Maqdasy dalam Al-Hujjah dan Imam Al-Baihaqy dalam Ar Risalatul Asy’ariyyah tanpa sanad.
Syaikh Al-Albany rahimatulloh berkata dalam Adh-Dho’ifah no 57: “Tidak ada asalnya (arab: laa ashla lahu) dan para muhadditsin (ahli hadits) telah mengerahkan segenap upaya mereka untuk menemukan sanadnya akan tetapi mereka tidak menemukannya.” Baca lagi »
Tinggalkan Komen
Tinggalkan Komen
Tinggalkan Komen